cara mengetahui isi hati
seseorang dari bahasa tubuhnya
Bahasa tubuh atau body
language adalah alat komunikasi primitif yang telah lama dipergunakan oleh
manusia. bhs tubuh adalah gerakan tubuh serta bagian-bagiannya yang berlangsung
dengan spontan serta adalah hasil olah alam bawah sadar didalam upayanya
mengekspresikan perasaan serta hasrat tersembunyi didalam hati. sejak manusia
tetap berbentuk bayi, pergantian mimik ( ekspresi ) muka serta gerak bagian
tubuh adalah alat komunikasi pada si bayi dengan orang di sekelilingnya.
dikarenakan seorang anak bayi tetap belum dapat berbicara, maka bhs tubuh jadi
bhs utama serta mutlak sebagai alat pengungkap perasaan serta keinginannya yang
perlu dipahami oleh orang di sekelilingnya supaya bisa mengerti hasrat si bayi
serta mencukupi kebutuhannya.
Sebelum kita coba membaca isi
hati seseorang ada hal yang perlu kita
ketahui dalam memahami bahasa tubuh :
1. Bagian-bagian tubuh yang
harus diperhatikan seperti kepala dan wajah serta bagian-bagiannya, dan tubuh
bagian bawah dan anggotanya seperti tangan dan kaki.
2. Perubahan mimik atau
ekspresi wajah.
3. Gerakan tangan dan kaki.
4. Arah dan posisi tubuh.
5. Areal atau wilayah di
dalam dan di luar tubuh.
Bahasa tubuh dalam pergaulan
sehari-hari
1. Apabila Anda sedang
berbicara dengan seseorang dan lawan bicara kita tampak melakukan hal-hal
seperti berikut ini :
Berbicara dan tidak berani
bertatapan mata, biasanya setelah terjadi kontak mata sebentar langsung
mengalihkan pandangan ke arah lain : Pada dasarnya dia tidak mau diketahui
maksud hatinya yang sesungguhnya, kemungkinan juga ada rahasia yang
disembunyikan.
Berbicara sambil
memegang-megang ujung hidung atau daun telinga dan biasanya tidak berani
menatap mata kita : Kemungkinan besar dia sedang berbohong
Apabila berbicara pada posisi
berdiri dan dia tidak menghadapkan tubuhnya persis kearah Anda : Dia tidak
begitu berminat berbicara dengan Anda, bahkan meremehkan Anda.
Berbicara sambil melihat ke
sekeliling : Dia sedang mencari seseorang atau sedang mencari perhatian
orang-orang di sekitar.
Berbicara sambil mengangkat
salah satu kakinya dan diletakkan di atas kaki yang lain : Dia berusaha
menunjukkan statusnya.
Berbicara sambil kedua tangan
saling meremas atau salah satu tangan mengelus-elus tangan yang lain dan badan
agak membungkuk : Dia sedang berusaha memperoleh rasa belas kasihan Anda.
Mendengarkan Anda sambil
memegang dagu dan mengelus-elusnya : Dia sedang berusaha menilai Anda dan apa
yang Anda bicarakan.
Mendengarkan Anda sambil
menopang dagu dengan tangannya : Dia sedang memperhatikan Anda dan apa yang
Anda bicarakan. Apabila dia bersikap seperti itu sambil mencibir dan sedikit
mendongakkan kepala serta alis mengernyit : Dia sedang berpikir keras memahami
pembicaraan Anda atau ada isi pembicaraan yang tidak sesuai dengan pemikirannya.
Mendengarkan dengan salah
satu tangan menopang kepala dengan jari telunjuk menyentuh pelipis : Dia sedang
berpikir atau berusaha menunjukkan bahwa sedang menyimak pembicaraan Anda.
Mendengarkan Anda sambil
mengelus-elus lehernya, terkadang memandang ke arah lain : Dia sudah bosan
berbicara dengan Anda atau dengan topik pembicaraannya.
Mendengarkan Anda sambil
garuk-garuk kepala : Dia terpaksa mendengarkan pembicaraan Anda atau terpaksa
bertemu dengan Anda.
Mendengarkan Anda tapi kedua
telapak tangan ditekankan di atas paha atau lutut : Dia sudah ingin mengakhiri
pembicaraan dan ingin meninggalkan tempat itu.
Mendengarkan sambil menoleh
ke kanan dan ke kiri : Dia sedang tidak fokus dengan pembicaraan dan suka minta
perhatian orang atau sedang mencari seseorang.
Mendengarkan Anda dengan
kedua mata terbuka lebar menatap Anda : Dia berminat dengan Anda atau pembicaraannya.
Mendengarkan sambil kedua
tangan bersedekap di dada dan/atau kedua kaki disilangkan : Apabila tatapannya
tajam, maka hati-hati ada pembicaraan Anda yang agak bertentangan dengannya
atau cara Anda berbicara yang tidak disukainya. Apabila dia sering menoleh ke
arah lain tampaknya dia kurang berminat untuk berbicara (sedang ingin diam atau
sendiri).
Apabila dia adalah tamu Anda
dan dia sering berdehem-dehem sambil menelan air liur atau membasahi bibir
dengan lidah : Kemungkinan besar dia sedang haus dan Anda harus segera
menawarkan minuman kepadanya.
Apabila dia sering menatap ke
cangkir atau gelas di depannya : Dia menunggu dipersilakan minum oleh Anda atau
meminta tambahan air.
2. Apabila Anda sedang
berkumpul dan mengobrol dengan beberapa orang, maka perhatikanlah hal-hal
seperti berikut ini :
Apabila selama pembicaraan
Anda jarang ditoleh dan disapa : Anda tidak diharapkan ikut di dalam
pembicaraan itu atau pendapat Anda tidak dibutuhkan oleh mereka.
Perhatikan dada teman-teman
bicara Anda di sebelah kanan maupun kiri, apabila cenderung mengarah kepada
Anda : Anda tetap diharapkan ikut di dalam pembicaraan tersebut.
Pembicaraan Anda disela dan
dipotong, lalu teman-teman Anda berbicara sesama mereka : Anda sudah seharusnya
pergi karena kehadiran Anda benar-benar tidak diharapkan.
Apabila dalam posisi berdiri,
arah salah satu telapak kaki teman-teman Anda menuju ke arah Anda : Mereka
berminat berbicara dengan Anda.
3. Apabila Anda seorang pria
dan di depan Anda ada seorang wanita yang belum dikenal.
Dia sering melihat ke arah
Anda : Dia berminat terhadap Anda
Dia menghadapkan duduknya ke
arah Anda : Dia benar-benar menunjukkan minatnya kepada Anda
Dia tersenyum terlebih dulu
kepada Anda : Dia mengharap disapa oleh Anda
Dia memain-mainkan rambutnya
sambil sesekali melirik ke arah Anda : Dia mencoba menarik perhatian Anda.
Dia mengelus-elus bagian
tubuhnya seperti tangan, leher atau dada : Dia mencoba menarik perhatian Anda
secara seksual dengan menunjukkan kecantikannya.
Dia duduk dengan mengangkat
salah satu kakinya dan diletakkan di atas kaki yang lain : Dia sedang
menunjukkan status sosialnya. Apabila dia memperlihatkan betisnya berarti dia
juga berusaha menunjukkan kecantikannya.
Dia menatap ke arah lantai
sambil memainkan bagian pakaiannya atau menggoyang-goyangkan kakinya dengan
sudut matanya mencuri-curi pandang ke arah Anda : Dia benar-benar mengharapkan
Anda segera mendekatinya, menyapanya dan memulai perkenalan.
Dia menggeser duduknya atau
mencari tempat duduk baru yang ada ruang kosong di sampingnya : Dia
mempersilakan Anda untuk pindah duduk di sampingnya.
Dia mengedipkan sebelah
matanya kepada Anda : Dia membuka peluang untuk suatu hubungan intim.
4. Saat Anda seorang pria
sedang berbicara dengan seorang wanita.
Dia mendengarkan sambil
menatap Anda dengan mulut agak terbuka dan membasahi bibirnya dengan lidah :
Dia akan bersedia bila dicium.
Dia mendengarkan sambil
menatap Anda dengan mencondongkan dadanya : Dia akan bersedia bila dipeluk.
Dia berbicara sambil kedua
tangan bersedekap di dada : Dia mempertegas bahwa dia hanya seorang teman
bicara atau diskusi.
Dia tidak menarik tangannya
ketika disentuh jarinya : Dia membuka kesempatan untuk membina hubungan lebih
dekat.
Dia tidak menarik tangannya
ketika disentuh bagian siku : Dia tidak akan menolak apabila diajak kencan.
Pada umumnya semakin dekat
suatu sentuhan dengan tubuh bagian dalam (dada dan perut), maka semakin intim
suatu hubungan.
Apabila didekati oleh Anda,
dia mengambil sedikit langkah mundur : Dia menunjukkan sikap defensif, jadi
Anda harus berhati-hati dan jangan keliru bersikap.
Apabila dia secara atraktif
mencubit atau menepuk tangan Anda atau membersihkan debu atau kotoran di baju
Anda, dan biasanya diikuti lirikan ke sekeliling : Dia berusaha menunjukkan
kepada orang lain di sekitar bahwa dia akrab atau intim dengan Anda.
5. Apabila Anda seorang
wanita dan di depan Anda ada seorang pria yang belum dikenal.
Dia tersenyum kepada Anda :
Anda sesuai dengan seleranya.
Dia menggaruk-garuk lehernya
dan menatap ke atas maupun ke kanan-kiri : Dia gugup dan salah tingkah.
Dia memalingkan wajah ke arah
lain tapi sering melirik ke arah Anda : Dia tidak berani mendekati Anda atau
karena ada pria lain di samping Anda yang diduganya adalah pasangan Anda.
6. Saat Anda seorang wanita
sedang berbicara dengan seorang pria.
Sambil berdiri :
Salah satu tangannya memegang
tangan yang lain di depan pinggangnya : Dia adalah pria yang sangat sopan.
Salah satu atau kedua
tangannya ada di saku celananya : Dia merasa lebih berkuasa dari Anda.
Dia meletakkan salah satu
tangannya ke dinding tempat Anda bersandar : Dia merasa bisa menguasai Anda.
Dia berbicara dengan
terus-menerus menatap mata Anda : Dia sedang menunjukkan perasaannya kepada
Anda.
Dia sering melihat ke dada
Anda atau bagian tubuh lainnya : Dia menyukai bagian-bagian yang dilihatnya
tersebut.
Sambil duduk :
Jari jemari kedua tangannya
disilangkan seperti orang berdoa dan diletakkan di depan mulutnya : Dia sedang
bingung untuk mengambil keputusan.
Dia mendengarkan Anda
berbicara dengan salah satu atau kedua telapak tangannya menopang pipinya : Dia
bosan dengan pembicaraan atau bosan dengan duduk-duduk saja atau sedang
mengantuk.
Dia melingkarkan tangannya ke
bahu Anda atau sandaran kursi di belakang Anda : Dia ingin memeluk Anda dan
memberi kesan melindungi Anda. Apabila dilakukan di hadapan orang lain : Dia
ingin menunjukkan kepada orang lain bahwa dialah pemilik diri Anda.
7. Apabila Anda sedang berada
dalam situasi jual beli
Penjual yang akan mengambil
untung sangat besar dari Anda biasanya tidak berani menatap mata Anda saat
tawar-menawar, saling mencuri-curi pandang dengan temannya sesama pedagang dan
ketika Anda sedang mempertimbangkan harga yang ditawarkannya, dia kemudian
pergi menjauh dan pura-pura sibuk, lalu melirik Anda sambil berharap Anda
menerima tawaran tersebut.
Penjual yang berbohong
tentang keaslian suatu barang, biasanya tidak berani menatap mata Anda saat
tawar-menawar dan berkesan tidak mau banyak bicara untuk menjelaskan spesifikasi
barang tersebut dan tidak mau berlama-lama dalam tawar-menawar.
Pembeli yang memegang-megang
banyak barang : Dia tidak benar-benar berniat membelinya satu pun.
Pembeli yang memegang satu
macam barang dan dengan serius menanyakannya kepada Anda (Penjual) : Dia
benar-benar berniat membelinya.
Pembeli yang kehilangan
senyumannya setelah Anda memberitahukan harganya : Dia sedang mempertimbangkan
untuk menawar harganya atau tidak jadi membelinya.
Pembeli yang pergi menjauh
namun matanya masih melirik barang yang tidak jadi dibelinya : Dia benar-benar
berminat terhadap barang itu.